Tutorial Belajar Installasi Server Centos 7 Di VirtualBox

Tutorial Belajar Installasi Server Centos 7 Di VirtualBox

Pada kali ini, saya akan membagikan tutorial bagaimana cara menginstall web server centos 7 sederhana menggunakan software VirtualBox. Kenapa harus Virtualbox dan tidak langsung menggunakan VPS? VirtualBox adalah software yang sangat penting jika anda masih seorang pemula yang baru ingin belajar.

Selain anda bisa bereksperimen terlebih dahulu secara offline, uang anda pun tidak akan terbuang percuma daripada membeli VPS dan belajar langsung secara Online. Namun jika anda tertarik untuk menggunakan VPS langsung, saya sudah merangkum beberapa VPS terbaik dan murah untuk belajar di artikel ini.

Sharing Internet Connection di VirtualBox

Baiklah, sebelum masuk ke langkah pembuatan webserver simulasi dengan VirtualBox, pastikan dulu bahwa internet connection sharing telah di allow dengan cara :

  1. Buka control panel, lalu klik pada pilihan Network And Internet.Memilih network and internet untuk mengecek internet connection sharing
  2. Lalu klik pada pilihan Network And Sharing Center.Memilih Network and sharing center
  3. Setelah itu, kalian klik pada pilihan Change Adapter Setting yang berada di sebelah kiri.
  4. Kemudian kalian bisa klik kanan pada pilihan Wi-fi dan klik pada menu Properties.Memilih menu properties untuk menampilkan pop up
  5. Setelah jendela baru terbuka, kalian klik pada tab Sharing. Kemudian centang kedua kotak tersebut.Pop up wifi-properties terbuka dan menceklist pada pilihan internet connection sharing

Tutorial Installasi VirtualBox dan Menginstall CentOS 7

Jika kalian sudah memastikan kalau Internet Connection Sharing sudah di Allow, kalian bisa lanjut ke langkah dibawah ini. Pada kali ini saya akan menggunakan OS Linux : CENTOS 7. Baiklah, berikut ini adalah tatacara bagaimana membuat simulasi VPS dengan VirtualBox :

  1. Download terlebih dahulu VirtualBox dengan versi terbaru.
  2. Siapkan OS yang diperlukan : CENTOS 7 -> Kalian bisa download yang versi minimal.
  3. Install VirtualBox.
  4. Jika sudah terinstal, buka VirtualBox kemudian kalian bisa klik “New“.Membuat mesin baru pada virtualbox
  5. Jendela baru akan terbuka, berikan nama dengan yang kalian inginkan. Machine Folder biarkan default, pada “type” kalian pilih linux. Dan untuk Version kalian bisa sesuaikan dengan basis OS yang kalian pakai. Jika sudah, tekan next.Mengatur nama mesin virtual pada virtualbox
  6. Di bagian memory size kalian bisa atur sesuai keinginan, lebih baik tidak melebihi dari memory asli pc/laptop kalian. Jika sudah, kalian klik next.Mengatur ukuran ram mesin virtual pada virtualbox
  7. Di bagian hardisk pilih yang “create a virtual hardisk now“. Jika sudah, klik create.Memilih untuk membuat hardisk virtual
  8. Pada bagian hardisk type, kalian pilih yang VDI.Memilih untuk jenis hardisk virtual
  9. Dibagian storage on physical hard disk, pilih “dynamically allocated“.Memilih dynamically allocated untuk jenis penyimpanan hardisk virtual
  10. Pada bagian file location and size, penyimpanan .vdi biarkan default. Size server bisa kalian ubah sesuai kebutuhan, jika sudah klik create.Mengatur besar ukuran hardisk virtual
  11. Langkah selanjutnya adalah pilih server yang td kalian buat, lalu klik setting. Karena ini adalah contoh untuk membuat server pada virtualbox, Jadi tab System saya biarkan default.Memilih pilihan setting untuk mengatur mesin virtual
  12. Buka tab “Storage“, ikuti urutan angka pada gambar. Dan saat pada langkah ke 4, kalian cari dimana file .ISO yang kalian telah download sebelumnya. Jika sudah, kalian bisa klik ok.Memilih file .ISO centos 7 untuk mesin virtual
  13. Buka pilihan Network, pada tab Adapter 1 kalian pilih Bridged Adapter, lalu pada tab Adapter 2 kalian pilih Host-Only Adapter. Jangan lupa kalian buka Advanced dan pastikan promiscuous mode sudah terpilih Allow All . Jika sudah semua kalian bisa klik OK.Mengatur jaringan pada mesin virtualMengatur jaringan pada mesin virtual
  14. Lanjutnya, kalian tekan tombol Start. Menyalakan mesin virtual dengan cara mengklik tombol start
  15. Apabila muncul seperti ini, kalian tinggal pilih OS yang tadi kalian masukan saat di storage. Jika sudah klik start.Mengatur file .ISO yang sudah di masukan kedalam mesin virtual
  16. Pilih install Centos 7Tampilan awal untuk menginstall centos 7 pada mesin virtual
  17. Jika sudah, akan tampil beberapa bagian setting. Kalian bisa ikuti konfigurasi saya seperti ini (atau kalian bisa sesuaikan).
    • Pada Bagian Bahasa, saya pakai inggrisMemilih bahasa di tampilan instalasi centos 7

     

    • Pada bagian Date & Time saya memakai Region Asia, dan City JakartaMemilih area waktu pada tampilan penginstalan centos 7

     

    • Di bagian Software Selection, pastikan tertulis Minimal Install. Apabila bukan, kalian bisa klik menu tersebut dan kalian pilih minimal installMemastikan centos 7 yang terinstall adalah versi minimal install
    • Pada bagian Installation Destination, kalian bisa pilih sesuai yang tersediaMengatur penyimpanan default sistem boot centos 7 pada hardisk virtual
    •  lalu pada bagian Network & Hostname, aktifkan kedua Ethernet untuk mendapatkan akses ke internet dan juga akses ke ip address. Kemudian untuk Hostnamenya, kalian bisa ubah sesuai keingingan. Disini saya menggunakan yasir252.com sebagai contoh. NOTE : Hostname disini bukanlah domain atau website yang dapat dibuka di browser, tetapi hostname disini adalah sebuah “Nama” yang kalian berikan kepada server yang akan kalian install

    Mengatur jaringan yang tersedia pada instalasi centos 7

     

    • Setelah semua selesai, kalian bisa tekan “Begin Install” atau “Mulai Install
  18. Pada bagian berikutnya akan ada tampilan untuk mengatur password dari root (root adalah user dengan akses paling tinggi yang dapat mengatur semua pengaturan server). Kalian klik pada pilihan Root Password, kemudian kalian isi password sesuai yang kalian inginkan.Membuat user password root untuk user centos 7
  19. Jika sudah diisi root passwordnya, kalian tunggu hingga instalasinya selesai.Tampilan password user root telah diatur
  20. Akan muncul tombol Reboot jika instalasi sudah selesai, klik tombol Reboot.Tampilan saat tombol reboot aktif karena instalasi centos 7 sudah selesai
  21. Setelah selesai, akan ada tampilan login. Masukan username root dan masukan password yang telah kalian buat tadi saat instalasi. (untuk password memang terlihat tidak terketik atau blank, tetapi pada system itu tetap terketik. jadi jangan khawatir)Tampilan awal centos 7 minimal installation
  22. Jika Sudah, kalian bisa memasukan kode perintah dibawah ini satu per-satu untuk menginstall webservernya. Proses akan memakan waktu agak lama, tunggu hingga selesai.Mengupdate Centos 7
    yum upgrade -y
    
    yum update -y

    Menginstall Webserver Httpd

    yum install httpd -y
    
    systemctl enable --now httpd
    
    systemctl start httpd
    
    systemctl status httpd
    
    firewall-cmd --add-service=http --permanent
    
    firewall-cmd --reload

    Tampilan saat instalasi web server httpd

    NOTE : Jika sudah tampil seperti gambar diatas, berarti penginsatalan dan pengaktifan server sudah selesai.

  23. Kemudian masukan kode dibawah ini untuk mengetahui ip address kalian.

    ip addr

    Tampilan saat pengecekan ip address mesin virtual

    Kalian bisa lihat pada angka yang digaris bawahi, itu adalah ip address yang dapat kalian akses di browser kalian.

    NOTE : Ip Address yang akan didapatkan adalah Ip Address Private, jadi tidak akan bisa diakses pada perangkat lain.

Test WebServer CentOS 7 di VirtualBox

Dengan ini, simulasi server sudah siap. Kalian bisa mencoba akses ip address tersebut pada sebuah web browser yang kalian punya, dan akan tampil seperti dibawah ini

Tampilan setelah webserver aktif

 

NOTE : Server ini hanya bisa di akses pada komputer yang kalian install dengan VirtualBox, dan tidak bisa diakses di device lain.

Demikian tutorial cara membuat web server Centos 7 sederhana dengan VirtualBox, setelah anda sudah mahir, silahkan langsung beralih ke VPS untuk mencobanya secara Online. Semoga bermanfaat.

Leave a Response