WordCraft Sebagai Pengolah Kata Open Source Berbasis Rust

WordCraft: Pengganti Microsoft Word? Tapi 100% Gratis

Kalian yang udah enek sama aplikasi Word yang makin hari makin berat, kenalin nih WordCraft! Ini adalah word processor open-source yang dibangun ulang dari nol pakai bahasa Rust murni. Konsepnya simpel: menghadirkan alternatif Microsoft Word yang enteng, bisa jalan offline, dan totally gratis.

Tampilannya sangat familiar. Begitu kalian buka aplikasinya, kok mirip banget loh ya.

Wajar… ternyata proyek ini banyak mengandalkan Claude untuk pengembangan (Vibe Coding). Fitur, tools, ribbon, menu, UI dan panel semuanya dibangun berdasarkan struktur asli MS Word.

Di artikel ini saya bahas fitur, format file, tampilan UI, performa, kemampuan export, dan kekurangannya.

Tampilan User Interface dan Workspace

Mulai dari UI deh.. kita uth gak perlu repot adaptasi ulang, karena WordCraft ngusung tampilan Ribbon UI lengkap dengan tab, grup menu, shortcut bawaan, sampai galeri Styles. Mau bikin drop cap, ngerapihin tabel, atau atur wrap text mengitari gambar kerasa gampang banget.

Ditambah lagi, udah ada dukungan dark mode-nya, ngetik lembur depan layar aman aja.

Antarmuka WordCraft Dengan Ribbon, Styles, Dan Panel Navigasi

Performa dan Dukungan Format

Ini bagian yang bikin saya paling takjub pas nyobain WordCraft.

Karena dirancang dengan Rust murni, performanya ngebut banget. WordCraft juga di desain pake sistem cached paragraph layout. Waktu saya tes input ngetik dokumen panjang (sekitar 188 halaman), proses re-layout cuma makan waktu sekitar 1,4 ms aja! Gak ada ceritanya layar nge-freeze atau ngetik delay.

Wordcraft saat ini tersedia untuk Windows, macOS, Linux, FreeBSD, dan Web lewat WebAssembly. Source code ada di GitHub (storytold/wordcraft) dan bisa dibangun sendiri dengan Rust 1.90 keatas.

Format File dan Export

Dukungan Format juga cukup luas (belum sempurna): Bisa baca dan simpan format .docx secara native, serta mendukung import/export berkas .odt, .rtf, .html, Markdown (.md).

Tabel Format File Yang Didukung WordCraft

Emang Bisa Gantiin Microsoft Word?

ArtCraft mengklaim WordCraft memiliki sekitar 62% semua fitur setara Microsoft Word. Klaim ini dari pembuatnya sendiri loh. Roadmap mereka kiga menyebut tes kompatibilitas DOCX belum dimulai, dan grafik, SmartArt, serta objek OLE juga pasti bakalan dibuang.

Jadi kalo kalian sebelumnya bikin dokumen pake MS Office, saran saya jangan buka filenya di WordCraft. Soalnya masih banyak kompatbility issue yang harus di perbaiki.

Karena ini software dibuat dengan Vibe Coding, maka sangat dibutuhkan Revied dan Pengujian (testing) untuk verifikasi kemampuannya, termasuk masalah file format.

Ilustrasi Kode Rust, Bantuan Claude, Dan Review Manusia

Kesimpulan

WordCraft ini emang menarik untuk dicoba sebagai alternatif Microsoft Word yang ringan dan gratis. Tapi buat ngetik dokumen penting, saran saya tunggu dulu. Masih banyak bug. Mungkin 1 – 2 tahun lagi deh, patch terbaru bakal bikin software ini lebih sempurna. Bisa gantiin Microsoft Word? Who knows. Mungkin.

Yasir Bakhtiar
Author: Yasir Bakhtiar
👑 The Founder🏢 Always Learning🚀 Visionary